Breaking News

Senin, 23 Februari 2015

Keindahan alam Paninggaran



Dihari ini admin ingin berbagi tentang keindahan suatu pagi di tempat kelahiranku tercinta, sebuah desa yang penuh keindahan dengan ciri khasnya jalan naik turun dan berkelok-kelok dihiasi oleh pemandangan hijau pegunungan yang sangat sedap dipandang oleh mata. Desa itu bernama Paninggaran terletak di Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Aku dilahirkan saat itu pada bulan Juni tahun 1991, pada saat itu Ayahku masih menjabat sebagai Kepala Desa Paninggaran dan hingga saat ini Tahun 2015 Paninggaranpun berubah sesuai kemajuan zaman tapi tetap ada suatu hal yang tak berubah yaitu keindahan alam, potensi pertanian, serta kearifan lokal seni dan budaya Paninggaran. Lansung saja admin ingin bagikan sedikit foto tentang Desa Paninggaran yang mungkin saja bisa memberikan kesadaran untuk siapapun bahwa kita memiliki alam Indonesia yang luar biasa.
 

Keindahan langit pagi Paninggaran

Begitu tenang suasana sungai kecil pinggir jalan seperti suasana pagi Paninggaran yang begitu tenang


Gagahnya pohon sengon menjulang menatap langit biru berikan pertanda kesuburan tanah Paninggaran
Kesuburan tanah Paninggaran yang bisa ditanami berbagai macam tanaman


Aliran Sungai yang  begitu indah tertimpa hangat sinar mentari pagi

Pemandangan hijau yang selalu tersaji menjadi identitas desa Paninggaran

Kejernihan air sungai genteng Desa Paninggaran membuat suasana hati selalu merindukan untuk menatapnya saat suasana hati sedang tidak menentu
Ketenangan sungainyapun selalu memberi inspirasiku tentang kehidupan
Kesegaran Sungai ini membuat ku ingin segera menceburkan diri dan merasakan kesegarannya

Sungai genteng Paninggaranpun tiada henti berikan rizki bagi penghuninya dengan Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui tiada habis

Keindahan pagi Paninggaran tiada habisnya, semakin cantik dengan matahari yang tersenyum dan malu-malu untuk menampakkan diri

Kondisi jalan yang sangat baik dari depan Masjid Al Istiqomah Paninggaran sampai GPP Perumahan Sikawat, Paninggaran

Trek yang sangat bagus untuk lari-lari pagi menikmati kesegaran udara pagi Paninggaran

Sangat sayang untuk dilewatkan keindahan dan kesegaran pagi Paninggaran tanpa berolahraga

Dan Adminpun tak ingin melewatkan keindahan dan kesegaran udara pagi Paninggaran :)
Anak-anakpun tak ingin kalah untuk menikmati indahnya pagi Paninggaran

Begitu juga anak-anak perempuan yang menikmati hari libur paginya di jalanan Desa Paninggaran
Sangat disayangkan dimanapun kesejukan dan kesegaran udara selalu berteman dengan polusi udara

Pemandangan yang mengagumkan Paninggaran, selalu identik dengan hijaunya, dipagari pegunungan yang semakin gagah berdiri tertimpa oleh sang mentari pagi
Rasanya mata ini tak ingin lepas dari pandangan ini dan setiap pagi selalu disuguhkan oleh Desaku tercinta Paninggaran


Sang pencari rizki pagi tampak gagah berdiri demi segumpal senyum keluarganya



Cukup sekian foto-foto tentang Desa kelahiranku tercinta Paninggaran, semoga bermanfaat untuk pembaca semua mengingatkan bahwa kita punya alam yang sangat luar biasa.
Terima Kasih...
Baca Selengkapnya ...

Selasa, 27 Januari 2015

Puisi Cinta Rindu - Jika Aku Merindu

Puisi cinta >> Kerinduan >> Mantan Kekasih >> Sajak Romantis >> wanita

Puisi Cinta Rindu - Jika Aku Merindu


Hening malam tiada rasa suasana hati
Hanyalah hadirmu disampingku yang selalu kunanti
Ku tahu meski itu sulit terjadi
Ku hanya bisa melepas rinduku lewat mimpi
Mimpi yang belum terjadi walau hanya sekali

Gelisahku setiap malam berteman resah
Membayangkan dirimu dengan gundah
Masihkah teringat dengan kata cinta yang kubisikkan ?
Atau hanya menjadi masa lalu yang tak pantas kau ingat

Apalah arti diriku dikehidupan lalu?
Peri bersayap yang berikan berjuta cinta
Atau hanya iblis yang torehkan luka dihati
Yang tak mungkin bagimu untuk memaafkan

Jika bisa masuklah ke dalam hatiku
Agar kau bisa saksikan telaga rindu dihatiku
Melihat hujan tertahan dilangit bisu
Kau kan tahu siapa sebenarnya yang selalu ku rindu

Kerinduan itu memaksa percikan air menetes di bola mataku
Terjatuh syahdu menuruni pipiku
Suara lirih selalu memanggil namamu
Berharap tanganmulah yang hapus air mataku
Memanjakanku dalam bidang dadamu

Hingga ku terlelap dalam kesunyian malam
Selalu dengan bayangku yang selalu menyuguhkan kerinduan
Membuat mataku lebam setiap ku terjaga
Lambang kesedihan kerinduan gadis yang tak berujung
Tak pernah bermuara ke seseorang yang dirindukan


Puisi ini menggambarkan tentang keadaan perempuan jika merindukan orang yang dicintai, bisa kekasih atau mantan kekasih.
Suasana yang admin gambarkan mungkin berlebihan ataupun malah masih biasa saja tidak sedahsyat yang dialami para pembaca wanita .
Karena wanita saat merindu hal apapun dia lakukan dan korbankan demi bertemu dengan sesuatu yang dirindukan itu.
Selamat menikmati bait-bait yang sederhana ini ...

Karya : Ismaiel Mohamed
Theme Song : Pas Band feat BCL - Kumerindu >>  [DOWNLOAD HERE]...!!!
Sumber artikel ini : http://puisikaryaasli.blogspot.com/2015/01/puisi-cinta-rindu-jika-aku-merindu.html
Baca Selengkapnya ...

Jumat, 23 Januari 2015

Kumpulan Sketsa Komedi Terlucu 2015


Kumpulan cerita humor, sketsa komedi terbaru 2015, bikin ketawa dan terlucu




Nonton Dora The Explorer


Ada seorang Anak kecil bernama Don lgi
nonton Dora The Explorer.
Dora: "Apakah yg kita butuhkan untuk penunjuk jalan ke istana".
Don: "Peta !!".
Dora: "Ya Peta, katakan Peta!".
Don: "Peta!!!".
Dora: "Sekali lagi!".
Don : "PETA KAMPRET!!".
Dora: "Ya peta!!".
Dora: "jadi untuk menuju Istana kita harus melewati Hutan, Danau, Istana..!!
Sekali lagi!".
Don: "Hutan, Danau, Istana !!".
Don: "Ni anak ngeselin juga lama- lama".
Dora: "Apakah kalian melihat hutan".
Don: "TUH DIBELAKANG LO, BUTA KAH LO?".
Dora: "Dimana?".
Don: "DI JIDAT LO!" (jengkel).
Dora: "Ya disana".
Tak lama Ibu nya Don dateng.
Ibu: "Don..! Kenapa sih kamu marah2 sendiri?".
Don: "Ini ma, film nya ngeselin. Nih.. Coba aja mama tonton".
Ibu Don pun ikut nonton. Dora pun mulai masuk ke hutan dan ingin mengambil buah-buahan yg akan dibawa ke istana untuk Raja.
Dora: "Apakah kalian melihat Apel?".
Ibu: "ITU !".
Dora: "Dimana?".
Ibu: "ITU DEKET LO, SEMPRUL !!".
Dora: "Katakan lebih keras".
Ibu: (pake toak) "ITU DEKET LO SEMPRUL...!!!".
Don: ????
Dora: "Ya, itu disana".
Dora pun menyuruh monyet nya Boots untuk mengambil apel dihutan itu. Lalu ada Swipper ingin mencuri apel itu.
Boots: "Dora ada Swipper!".
Dora: "Ayo katakan Swipper Jangan Mencuri, Swipper Jangan Mencuri".
Don: "Swipper Jangan Mencuri!".
Ibu: (pake toak) "MALING..!! MALING..!! TOLONG ADA MALING!!".
Warga pada ngumpul ke rumah Ibu nya Don.
Warga: "Mana maling nya?".
Ibu: "Ehh.. Anu, maaf ga ada maling. Saya lgi nonton Dora".
Warga: (hadeeeehhh...s­ambil koprol) u,u"
Setelah semua pergi, Ibu nya Don lanjut nonton.
Dora: "Apakah kalian melihat danau?".
Ibu: "TUH.. DI SANA BEGOK !!".
Dora: "Dimana!".
Ibu: "SOMPRET !!DIEM LAH LO, BANYAK BACOT! NANYA MULU. MAKA NYA KALO GOBLOK ITU GA SOK IKUT ACARA TV.. DASAR NORAK !!
Don : -______________­_-"



Persahabatan Kutu


Ada 2 ekor kutu dia bersahabat ( lama juga mereka berpisah)

Kutu A ada di Surabaya n Kutu B ada di Bandung...?? SMSan BBMan jg Telphone2an akhirnya dia janjian, untuk ketemuan diJakarta (akhirnya tiba di Jakarta) Very Happy

Kutu B. : "Lo...kesini, naik apa Bro...?
Kutu A. : "Mengigil kedinginan ( Menjawab)....Naik " PESAWAT" dong....???
Gue nemplok aja diKUMIS PILOT...Kebetulan ACnya diCOCKPIT...kenceng Banget...Gue jadi Kedinginan Deeh...  drunken 

Kutu B. : (kasih saran) : "Lain Kali Jangan Milih Kumis PiLoT, Tapi pilih PRAMUGARI aja, masuk dalam Rok Terus Merayap terus keatas deh disitu ada tempat yang ANGET lhoo... Very Happy
Kutu A. : waaah ide bagus bro, thanks bro saran ditampung... Very Happy

CeritaNya Selang beberapa Minggu kemudian mereka ketemuan lagi... 

Kutu A. :" ( TerLiHat MasiH KediNGINAN...)  drunken 
Kutu B. : "waaah gimana sih Lo...katanya kemaren mau ngikutin saran gue, kok masih kedinginan gitu sih...???!!!

Kutu A. :"udah bro udah gue ikutin saran lo bro... Gue masuk dalam rok PRAMUGARI... Emang bener bro kata lo "AnGET bangeeet mantaaaab!!!!!" Sampe2 GuE ketiduRan....??? EeHh kok anehnya pas gue bangun gue kok tetep ada dikumis Pilot Lagi....!!! makanya gue kedinginan lagi... Anjriiiiiiiiiiit...!!!  drunken 


Kutu B. : Uuuuupsst!!!!!!! (Oooh berarti tau dong pembaca apa yg dilakukan si Pilot) Very Happy



Balik Nama STNK

Telah Terjadi keributan dikantor SAMSAT kebumen, seorang ibu yg sedang mengurus perpanjangan STNK.
Ibu: "Pokoke inyong ora gelem balik nama".
Petugas: "Harus bu, bisa ora bisa kudu balik nama sing lama wis dihapus kudu balik nama!"..
Ibu: "Jajal inyong arep ketemu karo kepala kantor'e
Ibu: "Pokoke nganti mati iyong ora gelem balik nama Pak...!!!"
Kepala Samsat: "Kenapa ibu ga mau balik nama, ini kan peraturan..??".
Ibu: "Yaaaa, jajal rika pikir karo utek Pak... Jeneng inyong MAYA TILIS, ngger di walik dadine SILIT AYAM  (Pantat Ayam)...
inyong ora sudiiiii ... !!!!


Translate :
Telah terjadi keributan di kantor SAMSAT Kebumen, Seorang Ibu yang sedang mengurus perpanjangan STNK
Ibu: "Pokoknya saya gak mau balik nama"
Petugas: "Harus bu, bisa tidak bisa harus balik nama, yang lama sudah dihapus harus balik nama!!"
Ibu: Coba saya mau ketemu sama kepala kantornya"
Ibu: Pokoknya sampai mati saya tidak mau balik nama Pak...!!!"
Kepala SAMSAT: Kenapa Ibu tidak mau balik nama, ini kan peraturan...??" 
Ibu: "Yaa coba anda pikir pake otak Pak... Nama saya MAYA TILIS, kalau dibalik jadinya SILIT AYAM (PANTAT AYAM)
Saya gak sudiiii...!!!!


Anak Penurut dengan Ayahnya 

Bapak : "Le.. Tulung... Bapak tukokno minuman sing anyes ning warung yo.."
Anak : "coca-cola opo seprit,pak?"
Bapak : "Coca-cola wae.."
Anak : "Sing kalengan opo botolan ?"
Bapak : "Botolan.."
Anak : "Sing botol gede opo sing cilik?"
Bapak : "Ooo... cen cah Asuui !!! Wis tukokno banyu wae!!"
Anak : "Aqua opo banyu biasa ?"
Bapak : "AQUA, cuk!!!!"
Anak : "Panas opo sing anyep?"
Bapak :" SAPU NDI SAPU, TAK GEPUK'E NDASE BOCAH KI..??!!!"
Anak : "Sapu biting opo sapu duk??"
Bapak : "Oalaah Kewan tenan kowe ki pancen'e!" (Karo dbalang sandal)
Anak : "Wedus opo Kebo?"
Bapak : "WEDUUSSS, Goookk!!!"
Anak : "Wedus Cempe opo Bandot??"
Bapak : "Setan kowe!!!!"
Anak : "pocongkan opo Gendruwo?"
Bapak : "Mbuh lah...kono minggat wae lah!!"
Anak : "Saiki opo sesuk?"
Bapak : "Saiki, doboL!!"
Anak : "Bapak melu opo ora??"
Bapak : "Asli... suwe2 Tak pateni tenanan bocah iki !!"
Anak : "Ditusuk nganggo peso opo ditembak nganggo pistul??"
Bapak : "Tak tembak !!!"
Anak : "Ndase opo wetenge??"

*Bapak'e skarat kejet2 langsung strooke stadium pitulas... °X_X°


Translate :
Bapak: "Nak.. tolong Bapak belikan minuman yang dingin di warung ya.."
: "Coca-cola apa Sprite pak?
: "Coca-cola saja"
: "Yang kalengan apa botolan ?"
: "Botolan"
: "Yang botol besar apa yang kecil"
: " Oww.. memang bocah sialan !!! dah belikan air saja"
: "Aqua apa air biasa?"
: "AQUA cuk !!!"
: "Panas apa yang biasa?"
: "SAPU MANA SAPU !!! GUE GEBUKIN PALANYA NIE BOCAH"
: "Sapu lidi apa sapu ijuk"
: "Owwh Binatang beneran loe ini !!! (sambil lempar sandal)
: "Kambing apa kerbau?"
: "Kambing GOOOKK !!!
: "Anak Kambing apa Kambing Bandot?"
: "Ahh, Setan Loe !!!"
: "Pocong apa Genderuwo?"
: "Nggak tau lah,, minggat saja sana !!!"
: "Sekarang atau besok?"
: "Sekarang.. Dobol !!!"
: "Bapak ikut atau nggak?"
: "Asli... Lama-lama gue bunuh beneran nie bocah"
: "Ditusuk pake pisau atau ditembak pake pistol?"
: "Ditembak!!!"
: "Kapalanya atau perutnya?"

Bapaknya lansung sekarat, Strooke stadium tujuh belas :D


Artikel ini hanya untuk hiburan semata, dilarang mengajarkan atau menceritakan kepada anak dibawah umur karena mengandung adegan dan cerita yang kuran pantas diperdengarkan kepada anak dibawah umur

Theme Song : Curanomor - Sketsa Komedi Yess Radio Cilacap >> [DOWNLOAD HERE]...!!!
Baca Selengkapnya ...

Rabu, 21 Januari 2015

Kumpulan Puisi Cinta Terbaik karya Kahlil Gibran

Puisi Tentang Cinta - karya Kahlil Gibran 



Aku Bicara Perihal Cinta

Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.

Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.

Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu,
demikian pula dia ada untuk pemangkasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu,
dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.

Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu,
dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.
Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,
supaya bisa kaupahami rahasia hatimu,
dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

Namun pabila dalam ketakutanmu,
kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
Maka lebih baiklah bagimu,
kalau kaututupi ketelanjanganmu,
dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa,
tapi tak seluruh gelak tawamu,
dan menangis,
tapi tak sehabis semua airmatamu.

Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri,
dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki,
pun tiada ingin dimiliki.
Karena cinta telah cukup bagi cinta.

Pabila kau mencintai kau takkan berkata,
TUHAN ada di dalam hatiku,
tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati TUHAN”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta,
sebab cinta,
pabila dia menilaimu memang pantas,
mengarahkan jalanmu.

Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.
Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan,
biarlah ini menjadi aneka keinginanmu:
Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali,
yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.

Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta,
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan,
dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih,
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap,
Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur,
Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu,
dan sebuah gita puji pada bibirmu.


Nyanyian Sukma

Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku,

Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.

Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?

Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Kerna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku

Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.

Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.

Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakah Yang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyi
Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?

Oleh : Kahlil Gibran
Baca Selengkapnya ...

Selasa, 06 Januari 2015

Puisi Cinta Motivasi - Tentang Kehilangan

Tentang Kehilangan

Terus terang aku terkesan dengan cara mu meninggalkan aku..
Tiba-tiba, begitu saja..
Apakah itu memang cara mu pergi?
Seperti cara mu datang?
Rasanya seperti kehilangan pegangan
Dan sekarang aku harus sendirian mencari jalan pulang..
Hari baru saja dimulai, 
Ini masih pagi..
tapi kau sudah putuskan untuk pergi
Apakah ini sungguhan?
Atau canda mu dalam kepura-puraan?
Aku teramat salut dengan caramu menyudahi aku dan semua
Yang ku pikir akan berjalan lama
Dan satu lagi, 
Aku benci tiap kalimat ‘tak apa-apa’ mu yang selalu kau jadikan jawaban untuk mengapa ku.
Lalu tiba-tiba kau tinggalkan aku
Aku tertipu lagi
Atas Ketidak apa-apaan mu yang ku pikir baik-baik saja..
apakah kau sengaja menyusun semuanya?
Apakah bahkan kau sudah tau kapan harus pergi sebelum kau benar-benar datang?
Aku takut..
mungkin kesakitan ku kelak akan mengajari ku membencimu
mungkin Kekecewaan ku akan mengajari ku melupakan mu..
Dan rasa kehilangan ku akan membiarkan ku membangun pengertian baru bahwa kau tidak pernah benar-benar ada..
Beberapa hari sebelum kau melangkah pergi,
Aku baru saja melangkah datang..
Padahal semuanya sudah lama berjalan
Mungkin bagi mu semua sudah selesai..
Tapi hari ini, aku baru menyadari semuanya baru saja dimulai
Sepersekian waktu sebelum kau tinggalkan aku..
Dan kini kau biarkan aku memulai nya tanpa kamu
Tidak ada tangis yang ingin aku sampaikan dengan sengaja..
Tapi kepedihan ku tumpah begitu saja
Aku tak tau akan sesakit ini kehilangan mu
Kau pikir kau siapa?
Bahkan untuk menahan mu sebentar saja
Aku tak bisa..
Sekarang aku harus apa?
Hari baru saja dimulai
Ini masih pagi dan kau sudah putuskan untuk pergi..
Kenapa begitu bergegas?
Bahkan aku belum sempat menjawab mu berpamitan
Kumohon..
sekali saja ijinkan aku sampaikan salam perpisahan
Meskipun tak semanis perkenalan kita di awal..
Kumohon..
Tidak kah kau ingin untuk sebentar lagi tinggal?
Sementara, yang berangsur menjadi selamanya
Kau melangkah pergi tanpa menoleh ke belakang
Dan sampai detik ini aku masih saja pedih menghitung langkah mu yg semakin menjauh dari ku
Tolol…
Pergi mu tak sepadan dengan rasa mu yang pernah kau jabarkan padaku..
Entah, hanya kau yang tau
Keluguan ku, aku masih berharap kau mengisahkan nya lagi padaku dalam penjelasan
Setidaknya hingga aku tenang
Dan menerima kehilangan atas mu dengan lapang

Karya : Princess Agid
Theme Song : Pink feat Nate Ruess - Just Give Me a Reason >> [DOWNLOAD HERE]..!!!
Sumber Artikel ini : http://puisikaryaasli.blogspot.com/2015/01/puisi-cinta-motivasi-tentang-kehilangan.html
Baca Selengkapnya ...
Designed By