Breaking News

Senin, 11 Mei 2015

Cerpen Kisah Inspiratif - Keperawananku Demi Ibu

Cerpen, Kisah, Inspiratif, cinta ibu, Cerita dewasa , Keperawanan

Keperawananku Demi Ibu

Kisah Inspiratif - Keperawananku Demi Ibu

Wanita itu berjalan agak ragu memasuki hotel berbintang lima . Sang petugas satpam yang berdiri di samping pintu hotel menangkap kecurigaan pada wanita itu. Tapi dia hanya memandang saja denganawas ke arah langkah wanita itu yang kemudian mengambil tempat duduk di lounge yang agak di pojok.Petugas satpam itu memperhatikan sekian lama, ada sesuatu yang harus dicurigainya terhadap wanita itu. Karena dua kali waiter mendatanginya tapi, wanita itu hanya menggelengkan kepala. 

Mejanya masih kosong. Tak ada yang dipesan. Lantas untuk apa wanita itu duduk seorang diri. Adakah seseorang yang sedang ditunggunya.Petugas satpam itu mulaiberpikir bahwa wanita itubukanlah tipe wanita nakal yang biasa mencari mangsa di hotel ini. Usianya nampak belum terlalu dewasa. Tapi tak bisa dibilang anak-anak. Sekitar usia remaja yang tengah beranjak dewasa.Setelah sekian lama, akhirnya memaksa petugas satpam itu untukmendekati meja wanita itu dan bertanya:"Maaf, nona ... Apakah anda sedang menunggu seseorang?"Tidak! "Jawab wanita itu sambil mengalihkan wajahnya ke tempat lain."Lantas untuk apa anda duduk disini?"Apakah tidak boleh?"Wanita itu mulai memandang ke arah sang petugas satpam."Maaf, Nona. Ini tempat berkelas dan hanya diperuntukan bagi orang yang ingin menikmati layanan kami.''"Maksud, bapak?"Anda harus memesan sesuatu untuk bisa dudukdisini""Nanti saya akan pesan setelah saya ada uang.Tapi sekarang, izinkanlah saya duduk disini untuk sesuatu yangakan saya jual "Kata wanita itu dengan suara lambat."Jual? Apakah anda menjual sesuatu disini?"Petugas satpam itu memperhatikan wanita itu. Tak nampak ada barang yang akan dijual. Mungkin wanita ini adalah pramuniaga yanghanya membawa brosur."Ok, lah. Apapun yang akan anda jual, ini bukanlah tempat untuk berjualan. Mohon mengerti.""Saya ingin menjual diri saya, "Kata wanita itu dengan tegas sambil menatap dalam dalam kearah petugas satpam itu.Petugas satpam itu terkesima sambil melihatke kiri dan ke kanan."Mari ikut saya, "Kata petugas satpam itu memberikan isyarat dengan tangannya.Wanita itu menangkap sesuatu tindakan kooperativ karena ada secuil senyum diwajah petugas satpam itu. Tanpa ragu wanita itu melangkah mengikuti petugas satpam itu.Di koridor hotel itu terdapat korsi yang hanya untuk satu orang. 

Di sebelahnya ada telepon antar ruangan yang tersedia khusus bagi pengunjung yang ingin menghubungi penghuni kamar di hotel ini. Di tempat inilah deal berlangsung."Apakah anda serius?""Saya serius "Jawab wanita itu tegas."Berapa tarif yang anda minta?""Setinggi tingginya..' '"Mengapa? Petugas satpam itu terkejut sambil menatap wanita itu."Saya masih perawan""Perawan? "Sekarang petugas satpam itu benarbenar terperanjat. Tapi wajahnya berseri. Peluang emas untuk mendapatkan rezeki berlebih hari ini.. Pikirnya"Bagaimana saya tahu anda masih perawan?''"Gampang sekali. Semuapria dewasa tahu membedakan mana perawan dan mana bukan. Ya kan ...''"Kalau tidak terbukti?"Tidak usah bayar ...''"Baiklah ..."Petugas satpam itu menghela napas. Kemudian melirik ke kiri dan ke kanan."Saya akan membantu mendapatkan pria kaya yang ingin membeli keperawanan anda.""Cobalah.""Berapa tarif yang diminta?""Setinggi tingginya.""Berapa?""Setinggi tingginya. Sayatidak tahu berapa?""Baiklah. Saya akan tawarkan kepada tamu hotel ini. Tunggu sebentar ya."Petugas satpam itu berlalu dari hadapan wanita itu.Tak berapa lama kemudian, petugas satpam itu datang lagi dengan wajah cerah."Saya sudah dapatkan seorang penawar. Dia minta Rp. 5 juta. Bagaimana?""Tidak adakah yang lebihtinggi?""Ini termasuk yang tertinggi, "Petugas satpam itu mencoba meyakinkan."Saya ingin yang lebih tinggi...''"Baiklah. Tunggu disini..."Petugas satpam itu berlalu.Tak berapa lama petugassatpam itu datang lagi dengan wajah lebih berseri."Saya dapatkan harga yang lebih tinggi. Rp. 6 juta rupiah. Bagaimana?""Tidak adakah yang lebihtinggi?""Nona, ini harga sangat pantas untuk anda. Cobalah bayangkan, bila anda diperkosa oleh pria,anda tidak akan mendapatkan apa apa. Atau andai perawan anda diambil oleh pacar anda, andapun tidak akan mendapatkan apa apa, kecuali janji. Dengan uang Rp. 6 juta anda akan menikmati layanan hotel berbintang untuk semalam dan keesokan paginya anda bisa melupakan semuanya dengan membawa uang banyak. Dan lagi, anda juga telah berbuat baik terhadap saya. Karena saya akan mendapatkan komisi daritransaksi ini dari tamu hotel. Adilkan. Kita sama sama butuh ...""Saya ingin tawaran tertinggi ... "Jawab wanita itu, tanpa peduli dengan celoteh petugas satpam itu.Petugas satpam itu terdiam. Namun tidak kehilangan semangat."Baiklah, saya akan carikan tamu lainnya.Tapi sebaiknya anda ikut saya.Tolong kancing baju anda disingkapkan sedikit.Agar ada sesuatu yang memancing mata orang untuk membeli. "Kata petugas satpam itu dengan agak kesal.Wanita itu tak peduli dengan saran petugas satpam itu tapi tetap mengikuti langkah petugas satpam itu memasuki lift.

Pintu kamar hotel itu terbuka. Dari dalam nampak pria bermata sipit agak berumur tersenyum menatap mereka berdua."Ini yang saya maksud, tuan. Apakah tuan berminat? " Kata petugas satpam itu dengan sopan.Pria bermata sipit itu menatap dengan seksama kesekujur tubuhwanita itu ..."Berapa? "Tanya pria itu kepada Wanita itu."Setinggi tingginya"Jawab wanita itu dengantegas."Berapa harga tertinggi yang sudah ditawar orang? "Kata pria itu kepada sang petugas satpam."Rp. 6 juta, tuan""Kalau begitu saya berani dengan harga Rp. 7 juta untuk semalam."Wanita itu terdiam.Petugas satpam itu memandang ke arah wanita itu dan berharap ada jawaban bagus dari wanita itu."Bagaimana? "tanya pria itu.''Saya ingin lebih tinggi lagi ..."Kata wanita itu.Petugas satpam itu tersenyum kecut."Bawa pergi wanita ini."Kata pria itu kepada petugas satpam sambil menutup pintu kamar dengan keras."Nona, anda telah membuat saya kesal. Apakah anda benar benar ingin menjual?""Tentu!""Kalau begitu mengapa anda menolak harga tertinggi itu ...""Saya minta yang lebih tinggi lagi ...''Petugas satpam itu menghela napas panjang. Seakan menahan emosi. 

Dia pun tak ingin kesempatan ini hilang.Dicobanya untuk tetap membuat wanita itu merasa nyaman bersamanya."Kalau begitu, kamu tunggu ditempat tadi saja, ya. Saya akan mencoba mencari penawar yang lainnya."Di lobi hotel, petugas satpam itu berusaha memandang satu per satu pria yang ada. Berusaha mencari langganan yang biasa memesan wanita melaluinya. Sudah sekian lama, tak ada yang nampak dikenalnya. Namun, tak begitu jauh dari hadapannya ada seorang pria yang sedang berbicara lewat telepon genggamnya."Bukankah kemarin saya sudah kasih kamu uang 25 juta Ripiah.Apakah itu tidak cukup? Terdengar suara pria itu berbicara.Wajah pria itu nampak masam seketika"Datanglah kemari. Saya tunggu. Saya kangen kamu.Kan sudah seminggu lebih kita engga ketemu, ya sayang?!"Kini petugas satpam itu tahu, bahwa pria itu sedang berbicara denganwanita.Kemudian, dilihatnya, pria itu menutup teleponnya. Ada kekesalan diwajah pria itu.Dengan tenang, petugas satpam itu berkata kepada Pria itu: "Pak, apakah anda butuh wanita ... ???"Pria itu menatap sekilas kearah petugas satpam dan kemudian memalingkan wajahnya."Ada wanita yang duduk disana, "Petugas satpam itu menujuk kearah wanita tadi.Petugas satpam itu tak kehilangan akal untuk memanfaatkan peluang ini. "Dia masih perawan..''Pria itu mendekati petugas satpam itu.Wajah mereka hanya berjarak setengah meter."Benarkah itu?""Benar, pak.""Kalau begitu kenalkan saya dengan wanita itu...""Dengan senang hati. Tapi, pak ...Wanita itu minta harga setinggi tingginya.''"Saya tidak peduli ..."Pria itu menjawab dengan tegas.Pria itu menyalami hangat wanita itu."Bapak ini siap membayar berapapun yang kamu minta. Nah, sekarang seriuslah..."Kata petugas satpam itu dengan nada kesal."Mari kita bicara dikamarsaja."Kata pria itu sambilmenyisipkan uang kepada petugas satpam itu.

Wanita itu mengikuti pria itu menuju kamarnya.Di dalam kamar ..."Beritahu berapa harga yang kamu minta?""Seharga untuk kesembuhan ibu saya dari penyakit""Maksud kamu?""Saya ingin menjual satu satunya harta dan kehormatan saya untuk kesembuhan ibu saya. Itulah cara saya berterimakasih ....""Hanya itu ...''"Ya ...!"Pria itu memperhatikan wajah wanita itu. Nampak terlalu muda untuk menjual kehormatannya. Wanita ini tidak menjual cintanya. Tidak pula menjual penderitaannya. Tidak! Dia hanya ingin tampil sebagai petarung gagah berani ditengah kehidupan sosial yang tak lagi gratis. Pria ini sadar, bahwa dihadapannya ada sesuatu kehormatan yang tak ternilai. Melebihi dari kehormatan sebuah perawan bagi wanita. Yaitu keteguhan untuk sebuah pengorbanan tanpa ada rasa sesal. Wanta ini tidak melawan gelombang laut melainkan ikut kemana gelombang membawa dia pergi. Ada kepasrahan diatas keyakinan tak tertandingi. Bahwa kehormatan akan selalu bernilai dan dibeli oleh orang terhormat pula dengan cara-cara terhormat."Siapa nama kamu?""Itu tidak penting. Sebutkanlah harga yang bisa bapak bayar ..."Kata wanita itu"Saya tak bisa menyebutkan harganya. Karena kamu bukanlah sesuatu yang pantas ditawar."''Kalau begitu, tidak ada kesepakatan!""Ada ! Kata pria itu seketika."Sebutkan!""Saya membayar keberanianmu. Itulah yang dapat saya beli darikamu.Terimalah uang ini. Jumlahnya lebih dari cukup untuk membawa ibumu kerumah sakit.Dan sekarang pulanglah... "Kata pria itu sambil menyerahkan uang dari dalam tas kerjanya."Saya tidak mengerti ...''"Selama ini saya selalu memanjakan istri simpanan saya.Dia menikmati semua pemberian saya tapi dia tak pernah berterimakasih.Selalu memeras. Sekali saya memberi maka selamanya dia selalu meminta.Tapi hari ini, saya bisa membeli rasa terimakasih dari seorang wanita yang gagah berani untuk berkorban bagi orang tuanya.Ini suatu kehormatan yang tak ada nilainya bila saya bisa membayar...''"Dan, apakah bapak ikhlas...?""Apakah uang itu kurang?""Lebih dari cukup, pak ...""Sebelum kamu pergi, boleh saya bertanya satu hal?""Silahkan ...''"Mengapa kamu begitu beraninya ...""Siapa bilang saya berani.Saya takut pak ...Tapi lebih dari seminggu saya berupaya mendapatkan cara untuk membawa ibu saya kerumah sakit dan semuanya gagal.Ketika saya mengambil keputusan untuk menjualkehormatan saya maka itu bukanlah karena dorongan nafsu.Bukan pula pertimbangan akal saya yang `bodoh` ...Saya hanya bersikap danberbuat untuk sebuah keyakinan ...""Keyakinan apa?""Jika kita ikhlas berkorban untuk ibu atau siapa saja, maka Allah lah yang akan menjaga kehormatan kita ..."Wanita itu kemudian melangkah keluar kamar.Sebelum sampai di pintu wanita itu berkata:"Lantas apa yang bapak dapat dari membeli ini...""Kesadaran...".. . .

Di sebuah rumah dipemukiman kumuh.Seorang ibu yang sedangterbaring sakit dikejutkanoleh dekapan hangat anaknya."Kamu sudah pulang, nak""Ya, bu ...""Kemana saja kamu, nak... ???''"Menjual sesuatu, bu ...""Apa yang kamu jual?"Ibu itu menampakkan wajah keheranan. Tapi wanita muda itu hanya tersenyum ...Hidup sebagai yatim lagi miskin terlalu sia-sia untuk diratapi di tengah kehidupan yang serba pongah ini. Di tengah situasi yang tak ada lagi yang gratis. Semua orang berdagang. Membeli dan menjual adalah keseharian yang tak bisa dielakan. Tapi Allah selalu memberi tanpa pamrih, tanpa perhitungan ..."Kini saatnya ibu untuk berobat ..."Digendongnya ibunya dari pembaringan, sambil berkata: "Allah telah membeli yang saya jual...".Taksi yang tadi ditumpanginya dari hotelmasih setia menunggu didepan rumahnya. Dimasukannya ibunya kedalam taksi dengan hati-hati dan berkata kepada supir taksi:"Antar kami kerumah sakit ..."

Karya : Suk Gik Se Ozawa
Theme Song : Titiek Puspa - Kupu-kupu Malam >> [DOWNLOAD HERE]... !!! 
Sumber Artikel Ini : http://puisikaryaasli.blogspot.com/2015/05/cerpen-kisah-inspiratif-keperawananku.html
Baca Selengkapnya ...

Senin, 23 Februari 2015

Keindahan alam Paninggaran



Dihari ini admin ingin berbagi tentang keindahan suatu pagi di tempat kelahiranku tercinta, sebuah desa yang penuh keindahan dengan ciri khasnya jalan naik turun dan berkelok-kelok dihiasi oleh pemandangan hijau pegunungan yang sangat sedap dipandang oleh mata. Desa itu bernama Paninggaran terletak di Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Aku dilahirkan saat itu pada bulan Juni tahun 1991, pada saat itu Ayahku masih menjabat sebagai Kepala Desa Paninggaran dan hingga saat ini Tahun 2015 Paninggaranpun berubah sesuai kemajuan zaman tapi tetap ada suatu hal yang tak berubah yaitu keindahan alam, potensi pertanian, serta kearifan lokal seni dan budaya Paninggaran. Lansung saja admin ingin bagikan sedikit foto tentang Desa Paninggaran yang mungkin saja bisa memberikan kesadaran untuk siapapun bahwa kita memiliki alam Indonesia yang luar biasa.
 

Keindahan langit pagi Paninggaran

Begitu tenang suasana sungai kecil pinggir jalan seperti suasana pagi Paninggaran yang begitu tenang


Gagahnya pohon sengon menjulang menatap langit biru berikan pertanda kesuburan tanah Paninggaran
Kesuburan tanah Paninggaran yang bisa ditanami berbagai macam tanaman


Aliran Sungai yang  begitu indah tertimpa hangat sinar mentari pagi

Pemandangan hijau yang selalu tersaji menjadi identitas desa Paninggaran

Kejernihan air sungai genteng Desa Paninggaran membuat suasana hati selalu merindukan untuk menatapnya saat suasana hati sedang tidak menentu
Ketenangan sungainyapun selalu memberi inspirasiku tentang kehidupan
Kesegaran Sungai ini membuat ku ingin segera menceburkan diri dan merasakan kesegarannya

Sungai genteng Paninggaranpun tiada henti berikan rizki bagi penghuninya dengan Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui tiada habis

Keindahan pagi Paninggaran tiada habisnya, semakin cantik dengan matahari yang tersenyum dan malu-malu untuk menampakkan diri

Kondisi jalan yang sangat baik dari depan Masjid Al Istiqomah Paninggaran sampai GPP Perumahan Sikawat, Paninggaran

Trek yang sangat bagus untuk lari-lari pagi menikmati kesegaran udara pagi Paninggaran

Sangat sayang untuk dilewatkan keindahan dan kesegaran pagi Paninggaran tanpa berolahraga

Dan Adminpun tak ingin melewatkan keindahan dan kesegaran udara pagi Paninggaran :)
Anak-anakpun tak ingin kalah untuk menikmati indahnya pagi Paninggaran

Begitu juga anak-anak perempuan yang menikmati hari libur paginya di jalanan Desa Paninggaran
Sangat disayangkan dimanapun kesejukan dan kesegaran udara selalu berteman dengan polusi udara

Pemandangan yang mengagumkan Paninggaran, selalu identik dengan hijaunya, dipagari pegunungan yang semakin gagah berdiri tertimpa oleh sang mentari pagi
Rasanya mata ini tak ingin lepas dari pandangan ini dan setiap pagi selalu disuguhkan oleh Desaku tercinta Paninggaran


Sang pencari rizki pagi tampak gagah berdiri demi segumpal senyum keluarganya



Cukup sekian foto-foto tentang Desa kelahiranku tercinta Paninggaran, semoga bermanfaat untuk pembaca semua mengingatkan bahwa kita punya alam yang sangat luar biasa.
Terima Kasih...
Baca Selengkapnya ...

Selasa, 27 Januari 2015

Puisi Cinta Rindu - Jika Aku Merindu

Puisi cinta >> Kerinduan >> Mantan Kekasih >> Sajak Romantis >> wanita

Puisi Cinta Rindu - Jika Aku Merindu


Hening malam tiada rasa suasana hati
Hanyalah hadirmu disampingku yang selalu kunanti
Ku tahu meski itu sulit terjadi
Ku hanya bisa melepas rinduku lewat mimpi
Mimpi yang belum terjadi walau hanya sekali

Gelisahku setiap malam berteman resah
Membayangkan dirimu dengan gundah
Masihkah teringat dengan kata cinta yang kubisikkan ?
Atau hanya menjadi masa lalu yang tak pantas kau ingat

Apalah arti diriku dikehidupan lalu?
Peri bersayap yang berikan berjuta cinta
Atau hanya iblis yang torehkan luka dihati
Yang tak mungkin bagimu untuk memaafkan

Jika bisa masuklah ke dalam hatiku
Agar kau bisa saksikan telaga rindu dihatiku
Melihat hujan tertahan dilangit bisu
Kau kan tahu siapa sebenarnya yang selalu ku rindu

Kerinduan itu memaksa percikan air menetes di bola mataku
Terjatuh syahdu menuruni pipiku
Suara lirih selalu memanggil namamu
Berharap tanganmulah yang hapus air mataku
Memanjakanku dalam bidang dadamu

Hingga ku terlelap dalam kesunyian malam
Selalu dengan bayangku yang selalu menyuguhkan kerinduan
Membuat mataku lebam setiap ku terjaga
Lambang kesedihan kerinduan gadis yang tak berujung
Tak pernah bermuara ke seseorang yang dirindukan


Puisi ini menggambarkan tentang keadaan perempuan jika merindukan orang yang dicintai, bisa kekasih atau mantan kekasih.
Suasana yang admin gambarkan mungkin berlebihan ataupun malah masih biasa saja tidak sedahsyat yang dialami para pembaca wanita .
Karena wanita saat merindu hal apapun dia lakukan dan korbankan demi bertemu dengan sesuatu yang dirindukan itu.
Selamat menikmati bait-bait yang sederhana ini ...

Karya : Ismaiel Mohamed
Theme Song : Pas Band feat BCL - Kumerindu >>  [DOWNLOAD HERE]...!!!
Sumber artikel ini : http://puisikaryaasli.blogspot.com/2015/01/puisi-cinta-rindu-jika-aku-merindu.html

Daftar Isi :
Puisi Cerpen

  1. Kumpulan Cerita Komedi Terbaru 2015
  2. Kumpulan Puisi Cinta Karya Kahlil Gibran


Baca Selengkapnya ...

Jumat, 23 Januari 2015

Kumpulan Sketsa Komedi Terlucu 2015


Kumpulan cerita humor, sketsa komedi terbaru 2015, bikin ketawa dan terlucu




Nonton Dora The Explorer


Ada seorang Anak kecil bernama Don lgi
nonton Dora The Explorer.
Dora: "Apakah yg kita butuhkan untuk penunjuk jalan ke istana".
Don: "Peta !!".
Dora: "Ya Peta, katakan Peta!".
Don: "Peta!!!".
Dora: "Sekali lagi!".
Don : "PETA KAMPRET!!".
Dora: "Ya peta!!".
Dora: "jadi untuk menuju Istana kita harus melewati Hutan, Danau, Istana..!!
Sekali lagi!".
Don: "Hutan, Danau, Istana !!".
Don: "Ni anak ngeselin juga lama- lama".
Dora: "Apakah kalian melihat hutan".
Don: "TUH DIBELAKANG LO, BUTA KAH LO?".
Dora: "Dimana?".
Don: "DI JIDAT LO!" (jengkel).
Dora: "Ya disana".
Tak lama Ibu nya Don dateng.
Ibu: "Don..! Kenapa sih kamu marah2 sendiri?".
Don: "Ini ma, film nya ngeselin. Nih.. Coba aja mama tonton".
Ibu Don pun ikut nonton. Dora pun mulai masuk ke hutan dan ingin mengambil buah-buahan yg akan dibawa ke istana untuk Raja.
Dora: "Apakah kalian melihat Apel?".
Ibu: "ITU !".
Dora: "Dimana?".
Ibu: "ITU DEKET LO, SEMPRUL !!".
Dora: "Katakan lebih keras".
Ibu: (pake toak) "ITU DEKET LO SEMPRUL...!!!".
Don: ????
Dora: "Ya, itu disana".
Dora pun menyuruh monyet nya Boots untuk mengambil apel dihutan itu. Lalu ada Swipper ingin mencuri apel itu.
Boots: "Dora ada Swipper!".
Dora: "Ayo katakan Swipper Jangan Mencuri, Swipper Jangan Mencuri".
Don: "Swipper Jangan Mencuri!".
Ibu: (pake toak) "MALING..!! MALING..!! TOLONG ADA MALING!!".
Warga pada ngumpul ke rumah Ibu nya Don.
Warga: "Mana maling nya?".
Ibu: "Ehh.. Anu, maaf ga ada maling. Saya lgi nonton Dora".
Warga: (hadeeeehhh...s­ambil koprol) u,u"
Setelah semua pergi, Ibu nya Don lanjut nonton.
Dora: "Apakah kalian melihat danau?".
Ibu: "TUH.. DI SANA BEGOK !!".
Dora: "Dimana!".
Ibu: "SOMPRET !!DIEM LAH LO, BANYAK BACOT! NANYA MULU. MAKA NYA KALO GOBLOK ITU GA SOK IKUT ACARA TV.. DASAR NORAK !!
Don : -______________­_-"



Persahabatan Kutu


Ada 2 ekor kutu dia bersahabat ( lama juga mereka berpisah)

Kutu A ada di Surabaya n Kutu B ada di Bandung...?? SMSan BBMan jg Telphone2an akhirnya dia janjian, untuk ketemuan diJakarta (akhirnya tiba di Jakarta) Very Happy

Kutu B. : "Lo...kesini, naik apa Bro...?
Kutu A. : "Mengigil kedinginan ( Menjawab)....Naik " PESAWAT" dong....???
Gue nemplok aja diKUMIS PILOT...Kebetulan ACnya diCOCKPIT...kenceng Banget...Gue jadi Kedinginan Deeh...  drunken 

Kutu B. : (kasih saran) : "Lain Kali Jangan Milih Kumis PiLoT, Tapi pilih PRAMUGARI aja, masuk dalam Rok Terus Merayap terus keatas deh disitu ada tempat yang ANGET lhoo... Very Happy
Kutu A. : waaah ide bagus bro, thanks bro saran ditampung... Very Happy

CeritaNya Selang beberapa Minggu kemudian mereka ketemuan lagi... 

Kutu A. :" ( TerLiHat MasiH KediNGINAN...)  drunken 
Kutu B. : "waaah gimana sih Lo...katanya kemaren mau ngikutin saran gue, kok masih kedinginan gitu sih...???!!!

Kutu A. :"udah bro udah gue ikutin saran lo bro... Gue masuk dalam rok PRAMUGARI... Emang bener bro kata lo "AnGET bangeeet mantaaaab!!!!!" Sampe2 GuE ketiduRan....??? EeHh kok anehnya pas gue bangun gue kok tetep ada dikumis Pilot Lagi....!!! makanya gue kedinginan lagi... Anjriiiiiiiiiiit...!!!  drunken 


Kutu B. : Uuuuupsst!!!!!!! (Oooh berarti tau dong pembaca apa yg dilakukan si Pilot) Very Happy



Balik Nama STNK

Telah Terjadi keributan dikantor SAMSAT kebumen, seorang ibu yg sedang mengurus perpanjangan STNK.
Ibu: "Pokoke inyong ora gelem balik nama".
Petugas: "Harus bu, bisa ora bisa kudu balik nama sing lama wis dihapus kudu balik nama!"..
Ibu: "Jajal inyong arep ketemu karo kepala kantor'e
Ibu: "Pokoke nganti mati iyong ora gelem balik nama Pak...!!!"
Kepala Samsat: "Kenapa ibu ga mau balik nama, ini kan peraturan..??".
Ibu: "Yaaaa, jajal rika pikir karo utek Pak... Jeneng inyong MAYA TILIS, ngger di walik dadine SILIT AYAM  (Pantat Ayam)...
inyong ora sudiiiii ... !!!!


Translate :
Telah terjadi keributan di kantor SAMSAT Kebumen, Seorang Ibu yang sedang mengurus perpanjangan STNK
Ibu: "Pokoknya saya gak mau balik nama"
Petugas: "Harus bu, bisa tidak bisa harus balik nama, yang lama sudah dihapus harus balik nama!!"
Ibu: Coba saya mau ketemu sama kepala kantornya"
Ibu: Pokoknya sampai mati saya tidak mau balik nama Pak...!!!"
Kepala SAMSAT: Kenapa Ibu tidak mau balik nama, ini kan peraturan...??" 
Ibu: "Yaa coba anda pikir pake otak Pak... Nama saya MAYA TILIS, kalau dibalik jadinya SILIT AYAM (PANTAT AYAM)
Saya gak sudiiii...!!!!


Anak Penurut dengan Ayahnya 

Bapak : "Le.. Tulung... Bapak tukokno minuman sing anyes ning warung yo.."
Anak : "coca-cola opo seprit,pak?"
Bapak : "Coca-cola wae.."
Anak : "Sing kalengan opo botolan ?"
Bapak : "Botolan.."
Anak : "Sing botol gede opo sing cilik?"
Bapak : "Ooo... cen cah Asuui !!! Wis tukokno banyu wae!!"
Anak : "Aqua opo banyu biasa ?"
Bapak : "AQUA, cuk!!!!"
Anak : "Panas opo sing anyep?"
Bapak :" SAPU NDI SAPU, TAK GEPUK'E NDASE BOCAH KI..??!!!"
Anak : "Sapu biting opo sapu duk??"
Bapak : "Oalaah Kewan tenan kowe ki pancen'e!" (Karo dbalang sandal)
Anak : "Wedus opo Kebo?"
Bapak : "WEDUUSSS, Goookk!!!"
Anak : "Wedus Cempe opo Bandot??"
Bapak : "Setan kowe!!!!"
Anak : "pocongkan opo Gendruwo?"
Bapak : "Mbuh lah...kono minggat wae lah!!"
Anak : "Saiki opo sesuk?"
Bapak : "Saiki, doboL!!"
Anak : "Bapak melu opo ora??"
Bapak : "Asli... suwe2 Tak pateni tenanan bocah iki !!"
Anak : "Ditusuk nganggo peso opo ditembak nganggo pistul??"
Bapak : "Tak tembak !!!"
Anak : "Ndase opo wetenge??"

*Bapak'e skarat kejet2 langsung strooke stadium pitulas... °X_X°


Translate :
Bapak: "Nak.. tolong Bapak belikan minuman yang dingin di warung ya.."
: "Coca-cola apa Sprite pak?
: "Coca-cola saja"
: "Yang kalengan apa botolan ?"
: "Botolan"
: "Yang botol besar apa yang kecil"
: " Oww.. memang bocah sialan !!! dah belikan air saja"
: "Aqua apa air biasa?"
: "AQUA cuk !!!"
: "Panas apa yang biasa?"
: "SAPU MANA SAPU !!! GUE GEBUKIN PALANYA NIE BOCAH"
: "Sapu lidi apa sapu ijuk"
: "Owwh Binatang beneran loe ini !!! (sambil lempar sandal)
: "Kambing apa kerbau?"
: "Kambing GOOOKK !!!
: "Anak Kambing apa Kambing Bandot?"
: "Ahh, Setan Loe !!!"
: "Pocong apa Genderuwo?"
: "Nggak tau lah,, minggat saja sana !!!"
: "Sekarang atau besok?"
: "Sekarang.. Dobol !!!"
: "Bapak ikut atau nggak?"
: "Asli... Lama-lama gue bunuh beneran nie bocah"
: "Ditusuk pake pisau atau ditembak pake pistol?"
: "Ditembak!!!"
: "Kapalanya atau perutnya?"

Bapaknya lansung sekarat, Strooke stadium tujuh belas :D


Artikel ini hanya untuk hiburan semata, dilarang mengajarkan atau menceritakan kepada anak dibawah umur karena mengandung adegan dan cerita yang kuran pantas diperdengarkan kepada anak dibawah umur

Theme Song : Curanomor - Sketsa Komedi Yess Radio Cilacap >> [DOWNLOAD HERE]...!!!
Baca Selengkapnya ...

Rabu, 21 Januari 2015

Kumpulan Puisi Cinta Terbaik karya Kahlil Gibran

Puisi Tentang Cinta - karya Kahlil Gibran 



Aku Bicara Perihal Cinta

Apabila cinta memberi isyarat kepadamu, ikutilah dia,
Walau jalannya sukar dan curam.
Dan pabila sayapnva memelukmu menyerahlah kepadanya.
Walau pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayapnya bisa melukaimu.

Dan kalau dia bicara padamu percayalah padanya.
Walau suaranya bisa membuyarkan mimpi-mimpimu bagai angin utara mengobrak-abrik taman.
Karena sebagaimana cinta memahkotai engkau, demikian pula dia
kan menyalibmu.

Sebagaimana dia ada untuk pertumbuhanmu,
demikian pula dia ada untuk pemangkasanmu.
Sebagaimana dia mendaki kepuncakmu,
dan membelai mesra ranting-rantingmu nan paling lembut yang bergetar dalam cahaya matahari.

Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu,
dan mengguncang-guncangnya di dalam cengkeraman mereka kepada kami.
Laksana ikatan-ikatan dia menghimpun engkau pada dirinya sendiri.
Dia menebah engkau hingga engkau telanjang.
Dia mengetam engkau demi membebaskan engkau dari kulit arimu.
Dia menggosok-gosokkan engkau sampai putih bersih.
Dia merembas engkau hingga kau menjadi liar;
Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya.
Sehingga engkau bisa menjadi roti suci untuk pesta kudus Tuhan.
Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta,
supaya bisa kaupahami rahasia hatimu,
dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan.

Namun pabila dalam ketakutanmu,
kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta.
Maka lebih baiklah bagimu,
kalau kaututupi ketelanjanganmu,
dan menyingkir dari lantai-penebah cinta.
Memasuki dunia tanpa musim tempat kaudapat tertawa,
tapi tak seluruh gelak tawamu,
dan menangis,
tapi tak sehabis semua airmatamu.

Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri,
dan tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri.
Cinta tiada memiliki,
pun tiada ingin dimiliki.
Karena cinta telah cukup bagi cinta.

Pabila kau mencintai kau takkan berkata,
TUHAN ada di dalam hatiku,
tapi sebaliknya, “Aku berada di dalam hati TUHAN”.
Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta,
sebab cinta,
pabila dia menilaimu memang pantas,
mengarahkan jalanmu.

Cinta tak menginginkan yang lain kecuali memenuhi dirinya.
Namun pabila kau mencintai dan terpaksa memiliki berbagai keinginan,
biarlah ini menjadi aneka keinginanmu:
Meluluhkan diri dan mengalir bagaikan kali,
yang menyanyikan melodinya bagai sang malam.

Mengenali penderitaan dari kelembutan yang begitu jauh.
Merasa dilukai akibat pemahamanmu sendiri tenung cinta,
Dan meneteskan darah dengan ikhlas dan gembira.
Terjaga di kala fajar dengan hati seringan awan,
dan mensyukuri hari haru penuh cahaya kasih,
Istirah di kala siang dan merenungkan kegembiraan cinta yang meluap-luap,
Kembali ke rumah di kala senja dengan rasa syukur,
Dan lalu tertidur dengan doa bagi kekasih di dalam hatimu,
dan sebuah gita puji pada bibirmu.


Nyanyian Sukma

Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku,

Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.

Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?

Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Kerna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku

Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.

Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.

Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakah Yang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyi
Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?

Oleh : Kahlil Gibran
Baca Selengkapnya ...
Designed By